Menjaga tubuh tetap aktif bukan hanya tentang kebugaran otot atau kesehatan jantung, tetapi juga tentang memelihara “mekanisme” di dalam setiap sendi kita. Secara biologis, tulang rawan tidak memiliki aliran darah langsung; jaringan ini mendapatkan nutrisi melalui proses difusi yang dipicu oleh gerakan. Ketika kita bergerak, tekanan yang bergantian pada permukaan tulang rawan membantu memompa nutrisi masuk dan mengeluarkan sisa metabolisme. Oleh karena itu, aktivitas fisik yang konsisten berfungsi sebagai sistem pemeliharaan alami bagi seluruh persendian tubuh.
Jenis olahraga berdampak rendah (low-impact), seperti jalan kaki, berenang, atau bersepeda, sangat disarankan karena mampu memperkuat otot di sekitar sendi tanpa memberikan tekanan berlebih pada bantalan tulang. Selain itu, latihan peregangan atau yoga membantu menjaga rentang gerak yang luas, mencegah kekakuan yang sering muncul seiring bertambahnya usia. Dengan menjadikan gerakan sebagai bagian dari gaya hidup harian, kita sebenarnya sedang melumasi persendian kita dari dalam, memastikan bahwa setiap engsel tubuh tetap berfungsi dengan lancar dan fleksibel hingga dekade-dekade mendatang
